Rabu, 08 September 2010

Bakteremia dan Sepsis : Ada Bakteri Di Dalam Aliran Darah

Bakteremia adalah terdapatnya bakteri di dalam aliran darah.
Sepsis adalah suatu infeksi di dalam aliran darah.

PENYEBAB
Sepsis merupakan akibat dari suatu infeksi bakteri di bagian tubuh manusia.
Yang sering menjadi sumber terjadinya sepsis adalah infeksi ginjal, hati atau kandung empedu, usus, kulit (selulitis) dan paru-paru (pneumonia karena bakteri).

Faktor resiko terjadinya sepsis:
# Pembedahan di bagian tubuh yang terinfeksi atau di bagian tubuh dimana secara normal tumbuh bakteri (misalnya usus)
# Memasukkan benda asing ke dalam tubuh, misalnya kateter intravena, kateter air kemih atau selang drainase
# Penyalahgunaan obat terlarang yang disuntikkan
# Penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya akibat terapi anti kanker).

GEJALA
Bakteremia yang bersifat sementara jarang menyebabkan gejala karena tubuh biasanya dapat membasmi sejumlah kecil bakteri dengan segera.

Jika telah terjadi sepsis, maka akan timbul gejala-gejala berikut:
- demam atau hipotermia (penurunan suhu tubuh)
- hiperventilasi
- menggigil
- kulit teraba hangat
- ruam kulit
- takikardi (peningkatan denyut jantung)
- mengigau atau linglung
- penurunan produksi air kemih.

Jika tidak segera diatasi, sepsis bisa menyebabkan infeksi di seluruh tubuh (infeksi metastatik).
Infeksi bisa terjadi di dalam selaput otak (meningitis), di dalam kantong jantung (perikarditis), di dalam jantung (endokarditis), di dalam tulang (osteomielitis) dan di dalam sendi-sendi yang besar.
Suatu abses (penimbunan nanah) bisa terbentuk hampir di semua bagian tubuh.

DIAGNOSA
Diagnosis sepsis ditegakkan jika seorang penderita infeksi tiba-tiba mengalami demam tinggi.

Jumlah sel darah putih dalam darah biasanya sangat tinggi.

Biakan darah dibuat untuk menentukan organisme penyebab infeksi. Tetapi bakteri mungkin tidak tumbuh dalam biakan darah terutama bila penderita mendapat terapi antibiotik. Untuk itu perlu dibuat biakan sampel dari dahak, air kemih, luka atau dari bagian tubuh dimana kateter dimasukkan.

PENGOBATAN
Bakteremia karena pembedahan atau pemasangan kateter pada saluran kemih biasanya tidak memerlukan pengobatan, asalkan kateter segera dilepas.
Tetapi untuk orang yang beresiko terhadap terjadinya infeksi (penderita penyakit katup jantung atau penurunan sistem kekebalan), sebelum menjalani pembedahan atau pemasangan kateter, biasanya diberi antibiotik untuk mencegah terjadinya sepsis.

Sepsis merupakan masalah yang serius, dengan resiko kematian yang tinggi. Antibiotik harus segera diberikan meskipun belum diperoleh hasil biakan dari laboratorium.
Pada awalnya pemberian antibiotik berdasarkan kepada bakteri apa yang sering terdapat di daerah yang teinfeksi. 2 jenis antibiotik sering diberikan untuk meningkatkan kemampuannya dalam membunuh bakteri. Kemudian jika hasil biakan sudah diperoleh, antibiotik bisa diganti dengan yang paling efektif untuk bakteri penyebab infeksi.

Pada beberapa kasus perlu dilakukan pembedahan untuk menghilangkan sumber infeksi, misalnya suatu abses.

Mungkin perlu diberikan terapi suportif berupa oksigen tambahan, cairan intravena dan obat-obatan untuk meningkatkan tekanan darah.
Jika terjadi gagal ginjal, mungkin penderita perlu menjalani dialisa. Jika terjadi kegagalan pernafasan, mungkin perlu dibantu dengan mesin ventilator.

Prebiotik dan Probiotik, Serupa tapi Tak Sama

Seringkali kita mendengar iklan di televisi, produk A mengandung probiotik yang berguna untuk kesehatan atau produk B yang ditambahkan prebiotik yang baik untuk tubuh. Apakah probiotik dan prebiotik itu? Mengapa berguna untuk tubuh kita?

Seringkali kita mendengar iklan di televisi, produk A mengandung probiotik yang berguna untuk kesehatan. Tapi apakah itu probiotik? Apakah sama dengan prebiotik?

Menurut definisi dari WHO, probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang apabila diberikan dalam jumlah tertentu yang memadai, dapat memberikan manfaat kesehatan terhadap tubuh.

Sebenarnya, sistem pencernaan manusia adalah tempat dari berbagai macam koloni mikroorganisme. Keberadaan mikroorganisme ini dimulai sejak bayi dilahirkan. Jumlah dan jenis mikroba awal yang muncul dipengaruhi oleh tipe persalinan, penggunaan antibiotik, serta tingkat higienisitas seseorang. Pada awalnya, bakteri Escherichia coli dan Streptococcus mendominasi koloni ini. Pada bayi yang menerima ASI, jumlah bifidobakteria 1) akan meningkat sementara jumlah E. coli, Streptococcus dan Clostridia akan berkurang. Setelah bayi disapih, komposisi bakteri akan berubah. Saat bayi berusia 3 tahun, komposisi bakteri dalam sistem pencernaannya akan sama dengan komposisinya saat dewasa dan relatif stabil sepanjang hidupnya.

Secara normal, ada suatu keseimbangan antara mikroorganisme yang pro kesehatan dengan yang anti kesehatan. Namun apabila keseimbangan sistem ekologi ini terganggu oleh faktor lingkungan atau faktor fisiologis, maka kecenderungan untuk terpapar penyakit infeksi akan meningkat. Sejak dua dekade terakhir, peneliti telah membuktikan bahwa pemberian probiotik dapat mengoptimalkan flora normal usus sehingga turut mencegah dan mengobati sejumlah penyakit.

Kebanyakan probiotik adalah bakteri yang sejenis dengan yang biasanya ditemukan dalam usus manusia. Bakteri-bakteri ini umumnya berasal dari dua kelompok bakteri yaitu: Lactobacillus atau Bifidobacterium yang terdiri dari beberapa spesies dan varietas. Beberapa probiotik yang umum, seperti Sacharomyces boulardii, termasuk jenis ragi yang berbeda dari bakteri.

Beberapa kriteria dan karakteristik tertentu dinilai penting untuk dimiliki suatu probiotik agar dapat bekerja dengan efektif. Kriteria tersebut diantaranya tidakbersifat toksik, tidak menimbulkan penyakit, berasal dari manusia, resisten terhadap cairan lambung dan empedu, dapat beradaptasi dengan flora normal usus, serta memberikan efek yang menguntungkan pada tubuh.

Efek menguntungkan dari probiotik berasal dari beberapa cara, yaitu:
1). Mencegah mikroorganisme berbahaya untuk masuk dan berkembang biak,
2).Menstimulasi sistem imun yang berpengaruh baik secara lokal pada jaringan pencernaan maupun secara sistemik (menyebar ke seluruh tubuh).

Manfaat kesehatan probiotik yang telah ditunjang oleh data klinis atau data uji pada hewan percobaan diantaranya adalah pencegahan dan pengobatan penyakit diare (diare akut pada bayi, diare akibat konsumsi antibiotik, serta infeksi nosokomial 2)), pencegahan infeksi sistemik, manajemen penyakit radang perut, immunomodulasi3), pencegahan dan pengobatan alergi, efek antikanker, penanganan kolesterolemia4), dan penanganan intoleransi laktosa.

Prebiotik memiliki tujuan yang mirip dengan probiotik, namun prebiotik bukanlah mikroba, melainkan komponen makanan tertentu yang tidak bisa dicerna oleh sistem pencernaan tubuh. Prebiotik ini diberikan untuk memacu pertumbuhan atau aktivitas dari mikroorganisme menguntungkan di usus. Prebiotik tidak berguna langsung untuk manusia yang mengkonsumsinya, melainkan untuk bakteri menguntungkan yang menghuni usus. Pada akhirnya, bakteri-bakteri inilah yang akan memberikan manfaatnya untuk tubuh manusia. Penelitian menunjukkan bahwa prebiotik (campuran beberapa oligosakarida) dapat menginduksi sistem imun pada bayi sehingga bayi tersebut lebih tahan terhadap resiko alergi. Contoh prebiotik misalnya, laktulosa, beberapa jenis oligosakarida dan inulin.

Kombinasi dari pemberian probiotik dan prebiotik akan menghasilkan pengaruh sinergis dari keduanya yang akan meningkatkan efek menguntungkan bagi tubuh. Kombinasi ini dikenal dengan nama Synbiotik. Synbiotik akan meningkatkan kemampuan hidup dari probiotik saat tidak disimpan dalam lemari es dan juga saat melewati lambung yang asam.

Probiotik dan prebiotik tersedia di pasaran dalam beberapa jenis bentuk produk olahan susu, diantaranya yoghurt dan kefir, sebagai suplemen diet, atau tambahan dalam susu formula untuk balita.

Daftar kata:
1. Bifidobacteria: bakteri menguntungkandari genus Bifidobacterium yang tinggal di saluran pencernaan manusia,contohnya diantaranya Bifidobacterium bifidum, Bifidobacterium asteroides, Bifidobacterium longum dll.
2. Infeksi nosokomial: infeksi yang muncul atau menunjukkan gejala selama seseorang dirawat atau setelah selesai dirawat di rumah sakit.
3. Imunomodulasi: pengaturan/penyesuaian respon imunitas tubuh
4. Kolesterolemia: keadaan kolesterol yang tinggi dalam darah

Senin, 06 September 2010

Kata-Kata Motivasi

Kata bijak motivasi, memang beda dengan yang sebelumnya yaitu kata bijak tentang cinta. Nah, kalo kumpulan kata-kata bijak motivasi ini seperti yang menjadi namanya untuk tujuannya, sebagai motivasi. Motivasi hidup, motivasi kerja, motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan sebagainya.

Saya akan menampilkan berbagai kata-kata cinta motivasi dari berbagai penulis dan terupdate. Dan harapannya bisa memberikan anda suatu motivasi untuk mengerti tentang kehidupan dan lika likunya.

Oke, langsung saja akan saya sajikan berbagai kata motivasi bijak tersebut. Dikutip dari berbagai sumber dan tetap berasal dari penulis terkenal. Jadi tetap saja mempunyai kesamaan tujuan yaitu berbagi.

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang diidamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan..

Tanpa cintanya, aku tidak dapat berbuat apa-apa, dengan cintanya, tidak ada yang tidak dapat aku lakukan.
Without His love I can do nothing, with His love there is nothing I cannot do.

Carilah seorang pria yang memanggil mu cantik, bukan hot / sexy
Yang menelepon kembali ketika kamu menutup telpon
Yang mau tiduran di bawah bintang dan mendengar detak jantungmu
Atau mau tetap terbangun untuk melihatmu tidur

Tunggulah seorang laki-laki yang mencium dahimu
Yang mau memamerkan dirimu pada dunia ketika kamu sedang keringetan
Yang menggenggam tanganmu di depan teman-temannya
Yang menganggap kamu tetap cantik tanpa riasan

Seseorang yang selalu mengingatkan kamu, betapa besar kepeduliannya padamu
dan betapa beruntungnya dia memilikimu
Seseorang yang berkata pada temannya: dialah orangnya…

Find a guy who calls you beautiful instead of hot, who calls you back when you hang up on him, who will lie under the stars and listen to your heartbeat, or will stay awake just to watch you sleep… wait for the boy who kisses your forehead, who wants to show you off to the world when you are in sweats, who holds your hand in front of his friends, who thinks you’ re just as pretty without makeup on. One who is constantly reminding you of how much he cares and how lucky he is to have YOU… The one who turns to his friends and says, thats her…

Hanya seorang yang pemarah yang bisa betul-betul bersabar. Seseorang yang tidak bisa merasa marah tidak bisa disebut penyabar, karena dia hanya tidak bisa marah. Sedangkan seorang lagi yang sebetulnya merasa marah, tetapi mengelola kemarahannya untuk berlaku baik dan adil adalah seorang yang berhasil menjadikan dirinya bersabar. Dan bila Anda mengatakan bahwa untuk bersabar itu sulit, Anda sangat tepat, karena kesabaran kita diukur dari kekuatan kita untuk tetap mendahulukan yang benar dalam perasaan yang membuat kita seolah-olah berhak untuk berlaku melampaui batas.

Pertemanan itu seperti jika anda mengencingi diri anda sendiri. Semua orang bisa melihatnya, tapi hanya anda yang merasakan kehangatannya.

Friendship is like peeing on yourself: everyone can see it, but only you get the warm feeling that it brings.

Bermimpilah seperti jika anda akan hidup selamanya, jalani hidup seperti jika anda akan mati hari ini.

Dream as if you’ll live forever, live as if you’ll die today.

Ibu saya bilang, hidup itu seperti sekotak coklat, kita tidak pernah tau apa yang akan kita dapat / hadapi.

My momma always said, “Life was like a box of chocolates. You never know what you’re gonna get.

Selama hidup saya, saya tidak pernah mendapatkan pelajaran apapun dari orang-orang yang setuju dengan saya.

I have never in my life learned anything from any man who agreed with me.

Saya belajar selama saya hidup. Batu nisan akan menjadi ijazah saya.

I am learning all the time. The tombstone will be my diploma.

Selama hidup saya, saya tidak pernah mendapatkan pelajaran apapun dari orang-orang yang setuju dengan saya.

I have never in my life learned anything from any man who agreed with me.

Kegagalan2 di masa lalu saya merupakan pelajaran yang sangat berharga yang akhirnya berbuah kesuksesan.

Saya belajar banyak dari kegagalan saya, saya bisa menjadi ‘lebih pintar’ karena saya pernah gagal.

Saya pernah gagal, tapi saya masih di sini…
Saya tidak membiarkan kegagalan merampas impian saya untuk dapat bekerja dari rumah saja.

Belajar dari orang lain tidak perlu menunggu tulisan, step by step atau omongannya. Belajar dari orang lain bisa dengan mengamati, mengerti cara berpikir dan cara bekerjanya.

Mencintai adalah seperti bermain piano. Pada awalnya kita belajar untuk bermain sesuai aturan, setelah itu, lupakan aturan, dan bermain sesuai kata hati.

Love is like playing the piano. First you must learn to play by the rules, then you must forget the rules and play from your heart.

Bekerjalah seperti jika anda tidak membutuhkan uangnya.
Mencintailah seperti ketika anda tidak pernah disakiti.
Menarilah seperti ketika tidak ada orang yang menonton.

Work like you don’t need the money.
Love like you’ve never been hurt.
Dance like nobody is watching.

Langkah pertama dan yang paling penting menuju kesuksesan adalah merasakan bahwa kita bisa sukses.

The First and the most important step towards success is the feeling that we can succeed

Kata Cinta Dalam Berbagai Bahasa

Dalam kasus percintaan, pastilah menggunakan kata-kata yang sangat sering diucapkan untuk mengutarakan rasa cinta, dalam bahasa Inggris, I Love You. Kalau anda merasa bosan dengan kata-kata ini, anda bisa saja menggunakan kata-kata cinta dalam bahasa asing lainnya.

Berikut ada 100 ucapan “aku cinta kamu” dalam 100 bahasa berbeda. Semoga bisa menimbulkan kesan yang baik dalam percintaan anda. Eits, jangan salah. Ini bukan kumpulan puisi dalam bahasa Inggris loh, itu beda lagi. Ini cuma kata-kata I Love U dalam berbagai bahasa. Jangan salah artiken yaa?

Anda juga bisa menggunakan rayuan cinta lainnya, seperti SMS gombal atau SMS cinta yang bisa anda gunakan setelah ucapan cinta dalam bahasa asing ini.

English – I love you
Afrikaans – Ek het jou lief
Albanian – Te dua
Arabic – Ana behibak (to male)
Arabic – Ana behibek (to female)
Armenian – Yes kez sirumen
Bambara – M’bi fe
Bangla – Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian – Ya tabe kahayu
Bisaya – Nahigugma ako kanimo
Bulgarian – Obicham te
Cambodian – Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese – Ngo oiy ney a
Catalan – T’estimo
Cheyenne – Ne mohotatse
Chichewa – Ndimakukonda
Corsican – Ti tengu caru (to male)
Creol – Mi aime jou
Croatian – Volim te
Czech – Miluji te
Danish – Jeg Elsker Dig
Dutch – Ik hou van jou
Esperanto – Mi amas vin
Estonian – Ma armastan sind
Ethiopian – Afgreki’
Faroese – Eg elski teg
Farsi – Doset daram
Filipino – Mahal kita
Finnish – Mina rakastan sinua
French – Je t’aime(to male), Je t’adore(tofemale)
Gaelic – Ta gra agam ort
Georgian – Mikvarhar
German – Ich liebe dich
Greek – S’agapo
Gujarati – Hoo thunay prem karoo choo
Hiligaynon – Palangga ko ikaw
Hawaiian – Aloha wau ia oi
Hebrew – Ani ohev otah (to female)
Hebrew – Ani ohev et otha (to male)
Hiligaynon – Guina higugma ko ikaw
Hindi – Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong – Kuv hlub koj
Hopi – Nu’ umi unangwa’ta
Hok kian – wa ai lu
Hungarian – Szeretlek
Icelandic – Eg elska tig
Ilonggo – Palangga ko ikaw
Indonesian – Saya cinta padamu
Inuit – Negligevapse
Irish – Taim i’ ngra leat
Italian – Ti amo
Japanese – Aishiteru
Kannada – Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan – Kaluguran daka
Kiswahili – Nakupenda
Konkani – Tu magel moga cho
Korean – Sarang Heyo
Latin – Te amo
Latvian – Es tevi miilu
Lebanese – Bahibak
Lithuanian – Tave myliu
Malay – Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam – Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese – Wo ai ni
Marathi – Me tula prem karto
Mohawk – Kanbhik
Moroccan – Ana moajaba bik
Nahuatl – Ni mits neki
Navaho – Ayor anosh’ni
Norwegian – Jeg Elsker Deg
Pandacan – Syota na kita!!
Pangasinan – Inaru Taka
Papiamento – Mi ta stimabo
Persian – Doo-set daaram
Pig Latin – Iay ovlay ouyay
Polish – Kocham Ciebie
Portuguese – Eu te amo
Romanian – Te ubesk
Russian – Ya tebya liubliu
Scot Gaelic – Tha gra\dh agam ort
Serbian – Volim te
Setswana – Ke a go rata
Sindhi – Maa tokhe pyar kendo ahyan
Sioux – Techihhila
Slovak – Lu`bim ta
Slovenian – Ljubim te
Spanish – Te quiero / Te amo
Swahili – Ninapenda wewe
Swedish – Jag alskar dig
Swiss-German – Ich lieb Di
Tagalog – Mahal kita
Taiwanese – Wa ga ei li
Tahitian – Ua Here Vau Ia Oe
Tamil – Nan unnai kathalikaraen
Telugu – Nenu ninnu premistunnanu
Thai – Chan rak khun (to male)
Thai – Phom rak khun (to female)
Turkish – Seni Seviyorum
Ukrainian – Ya tebe kahayu
Urdu – mai aap say pyaar karta hoo
Vietnamese – Anh ye^u em (to female)
Vietnamese – Em ye^u anh (to male)
Welsh – ‘Rwy’n dy garu
Yiddish – Ikh hob dikh
Yoruba – Mo ni fe

Sabtu, 04 September 2010

Kata mutiara motivasi hidup

Sedikit berbagi buat para pembaca blog ini, beberapa kata mutiara yang mungkin bisa membuat hidup anda menjadi lebih hidup(kaya iklan ya?)berikut kata mutiaranya.
1. Marah
Marah itu mudah ....
Semua orang bisa marah..
Tapi marah pada saat yang pas.. Dengan kadar yang sesuai.. Tidak semua orang bisa...

2. Masalah
Bila masalah itu Besar, kecilkanlah
Bila masalah itu kecil, anggap tidak ada masalah.
Jika tidak ada masalah, jangan cari-cari masalah.
Jika terkena masalah, jangan pernah lari dari masalah.. HADAPILAH!!

3. Beban
Orang yang biasa-biasa saja menjadikan target sebagai beban yang melelahkan
Orang yang luar biasa menjadikan target sebagai sesuatu yang menggairahkan.

4. Kerja Lebih
Kerjakanlah lebih dari bayaran anda dan, anda akan dibayar lebih dari yang anda kerjakan.

5. Antara harus dan ingin
Sulit bagiku bila aku harus, tetapi mudah sekali bagiku bila aku ingin.

6. Rindu
Rindu dan cinta itu.. datangnya bersamaan
Kalau cinta itu... bisa hilang dan terkubur dalam-dalam bahkan! bisa menjadi benci yang mendalam. Tapi rindu tidak akan pernah hilang dan sekali waktu akan datang..

Locus Of Control

Locus of Control atau (loc) adalah bagaimana seorang individu mengartikan sebab musabab dari suatu peristiwa.
Locus of Control ada dua
1.Internal locus of control: Seseorang dengan internal locus of control adalah mereka yang merasa bertanggung jawab atas kejadian - kejadian tertentu.
Co: Dalam ujian Akhir Nasional seorang siswa memperoleh nilai grade yang rendah sehingga menyebabkan ia tidak dapat masuk PTN di Jakarta, sehingga ia berfikir bahwa memang kemampuan intelegensi yang dimilikinya kurang.
2.External locus of control: Seseorang dengan External Locus of Control adalah mereka yang seringkali menyalahkan (atau bersyukur) atas keberuntungan, petaka, keadaan dirinya, atau kekuatan - kekuatan lainya di luar dirinya.
Co: Dalam UAN seorang siswa dapat lolos masuk PTN di Jakarta karena dia mencobanya berulang - ulang. Sehingga Ia berfikir baahwa ia dapat masuk PTN karena faktor keberuntungan, peminat yang mendaftar di PTN tersebut sedikit atau nilai grade di PTN tersebut turun.

Mana yang Baik, Internal LOC atau External LOC?
Dalam menerapkan internal Locus of Control dan external Locus of Control kita perlu memahami peristiwa apa yang kita hadapi, apakah positif (keberhasilan) atau negatif (kegagalan). Jika positif, alangkah baiknya kita menerapkan internal Locus of Control. Sedangkan jika negatif, alangkah baiknya kita menerapkan External Locus of control. Untuk lebih jelasnya, berikut penerapan internal locus of control dan external locus of control.

Penerapan Internal Locus of Control pada waktu menghadapi keadaan yang positif (keberhasilan). Contoh: Siswa lulus Tes TOEFL > Ia berfikir bahwa memang ia memiliki kemampuan bahasa inggris yang baik > Jika ia melakukan tes TOEFL di lain waktu dia akan percaya diri sehingga kemungkinan akan lulusnya semakin besar

Penerapan External Locus of Control pada waktu menghadapi keadaan yang negatif (kegagalan). Contoh: Siswa tidak lulus tes TOEFL karena pada waktu tes dia dalam keadaan sakt flu > Ia berfikir bahwa kegagalan yang ia alami karena keadaan sakit flu yang kurang mendukung, bukan karena kemampuan bahasa inggris yang buruk > Sehingga harga diri dan rasa percaya dirinya terlindung dengan baik. Pada lain kesempatan sewaktu ia tidak sakit flu ia akan mampu melakukan tes dengan baik dan lulus tes TOEFL.

Kajian Psikologi tentang Curhat

Curhat masalah pribadi merupakan kebutuhan psikologis manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki keinginan untuk didengarkan, dihargai, diperhatikan, dan disayangi. Curhat sebenarnya penting untuk dilakukan oleh siapapun, bila jika kita mempunyai masalah ataupun saat kita merasa bahagia.

Saat kita memiliki masalah hendaknya berbagilah dengan orang lain, karena secara psikologis hal tersebut dapat mengurangi beban pikiran kita sehingga kita dapat lebih merasa rileks. Sama halnya ketika kita merasa bahagia, curhat juga penting dilakukan karena euphoria yang berlebihan sama tidak baiknya dengan memendam masalah. Kebahagiaan akan lebih indah jika kita bisa berbagi kebahagiaan itu dengan orang lain.

Berbagi masalah itu penting dilakukan karena beban masalah yang menumpuk dan berlarut-larut akan sangat mengganggu kondisi psikologis manusia dan bisa berakibat pada stress. Bahkan leebih jauh lagi, dapat menyebabkan depresi.

Namun perlu diingat, dalam berbagi kita perlu memperhatikan siapa orang yang kita ajak berbagi. Hendaknya orang tersebut bisa menjaga rahasia kita, karena mungkin kita ingin masalah itu tidak diketahui oleh orang lain. Lalu curhatlah mengenai masalah-masalah yang dianggap penting karena kita belum menemukan jalan keluarnya. Selain itu curhatlah mengenai masalah yang dihadapi dengan orang yang dianggap berpengalaman, karena akan sangat membantu dalam memberikan pandangan dan nasehat-nasehat bagi anda.

Orang-orang yang kita ajak curhat boleh saja memberikan opininya dan jalan keluar mengenai masalah yang kita hadapi tetapi keputusan mana yang harus diambil ada di tangan kita. Dengarkanlah dengan seksama orang yang Anda ajak berbagi, hargai setiap perkataannya. Satu Hal yang sangat penting dalam menghadapi masalah: Selesaikan masalah sebelum masalah lain timbul. Budayakan Curhat sebelum dilarang. ok!!!

Tes Kepribadian EPPS

Tes EPPS (Edward Personal Preference Schedule) mungkin tidak asing bagi para pembaca belajar psikologi, Saya yakin demikian karena alat tes psikologi ini mungkin pernah anda lakukan. Sebenernya apa ya Tes EPPS (Edward Personal Preference Schedule) itu? Sebelum kita mengetahui hal itu, alangkah baiknya kita mengetahui sejarah dan termasuk tes apakah alat tes psikologi ini.

Kalimat Edward Personal Preference Schedule, bila kita bisa cermati dengan seksama ternyata kita dapat mengetahui sedikit sejarah dan fungsi dasar dari tes ini. Pasti para pembaca sudah mengetahui pembuat alat tes ini adalah Edwards yang digunakan sebagai tes kepribadian. Sangat sederhana sekali bukan?Oh ternyata tidak sesederhana itu. Dalam alat tes psikologi ini terdapat berbagai aspek need yang diungkap, diantaranya;
- Kemampuan untuk berprestasi
- Kemampuan menyesuaikan diri
- Kemampuan menunaikan tugas
- Kebutuhan untuk menunjukan diri
- Kebutuhan untuk mandiri
- Kebutuhan untuk berempati
- Kebutuhan perhatian terhadap sesama
- Kebutuhan akan hubungan sosial
- Keinginan untuk memimpin
- Keinginan untuk kompromi
- Kebutuhan memberikan perhatian
- Kebutuhan akan stimulasi dari luar
- Kemampuan mengahdapi berbagai rintangan
- Kebutuhan memberikan perhatian dari lawan jenis
- Kebutuhan untuk bertentangan dengan orang lain
Cukup banyak sekali aspek yang diungkap EPPS, namun pada dasarnya tes ini akan dikelompokan menjadi tiga aspek, yaitu sikap kerja, aspek sosial, dan aspek emosi.

Alat tes ini tergolong Tes Inventori Kepribadian, dimana kita disuguhi deretan soal dalam satu buku tes EPPS dan diminta untuk memilih suatu pernyataan yang disukai. Saya tidak akan membahas terlalu jauh isi dari tes ini karena keterbatasan kode etik Psikologi. Tapi para pembaca Situs Belajar Psikologi jangan kecewa, dalam Artikel ringan kali ini, saya akan berbagi bagaimana cara menyajikan tes EPPS dan tips mengerjakan EPPS
Cara Menyajikan Alat Tes EPPS, berikut langkah-langkahnya:
1. Berikan lembar jawaban pada subjek, kemudian minta subjek untuk mengisi identitas (nama, umur, jenis kelamin, dan tanggal tes)
2. Bagikan buku soal pada subjek
3. Penguji memberikan petunjuk kepada Subjek bagaimana cara mengerjakan tes
4. Penguji menanyakan kembali apakah subjek ada pertanyaan sebelum mengerjakan tes
5. Sebelum tes berakhir ada baiknya penguji meminta subjek untuk mengecek kembali apakah ada soal yang terlewati.
6. Pastikan Penguji menyajikan tes sesuai waktu yang ditentukan, untuk Indonesia lebih kurang 60 menit.

Tips mengerjakan Tes Psikologi EPPS (Edward Personal Preference Schedule)
1. Sebelum mengerjakan tes hendaknya melakukan istirahat yang cukup
2. Cermati betul dan lakukan yang diminta penguji anda
3. Jangan pernah asal-asalan dalam menjawab soal, karena jawaban anda sangat berpengaruh sekali dengan hasil tes.
4. Jangan pernah melakukan kebohongan pada saat menjawab soal. Percuma saja anda berbohong karena tes EPPS ini telah disusun sedemikian rupa oleh penyusunnya, korelasi yang tinggi antara keadaan keluar dengan keadaan “dalamnya” dan menyajikan dua pernyataan yang mengungkapkan trait yang berbeda dalam setiap nomor.
5. Kerjakan soal dengan rileks, dengan itu anda mampu mengerjakan dengan baik.

Pengantar psikologi banget!

Ilmu tentang jiwa itulah selalu yang terngiang di otak kita ketika mendengar kata Psikologi. Ilmu
tentang Jiwa adalah arti turunan dari Psyche dan Logos. Akan tetapi sesuai dengan perkembangan
zaman psikologi mengalami pembaruan makna secara istilah, dengan menggunakan istilah ilmu tentang
prilaku.

Tentunya perubahan definisi bukanlah tanpa sebab. Tidak hanya satu akan tetapi dari berbagai sisi,
seperti hegemoni Gereja, Renesanse, dan peristiwa tahun 1979 yang dilakukan oleh W. Wundt dengan
laboratoriumnya.
Perubahan dari jiwa ke prilaku juga dirasa lebih tepat karena prilaku dapat diamati, kongkrit, terukur,
objektif dan merupakan ekspresi dari yang abstrak; IQ, emosi, sifat, minat, bakat, sikap, dll.

Setelah sekian lama mungkin terbesit pikiran, sebenarnya untuk apa psikologi itu. Psikologi digunakan secara administratif untuk deskripsi, prediksi dan intervensi. Mungkin untuk lebih jelasnya kita dapat lihat contoh-contoh dibawah ini
Contoh Penelitian dalam Ruang lingkup Psikologi;

Merokok pada remaja

Tawuran

Aborsi

Kerusuhan (Ambon-Sambas)

Kebersihan lingkungan

Lalu Lintas (three in one)

Tes Potensi Akademik

HIV /Aids

Kepribadian Soeharto

Rumah Susun

Anak Berbakat

Dll
Contoh Kasus-kasus dalam Ruang Lingkup Psikologi;

Tes Bakat

Seleksi Pegawai

Hubungan Suami Istri

Hubungan Anak – Orang tua

BT (Patah Hati)

PT (Narkoba)

Kurang MB (Motivasi Belajar)

Kurang PD (Kurang Seksi)

Dll.
Contoh Jasa yang bisa dilakukan dalam ruang lingkup Psikologi.

Seleksi Karyawan

Assesment Center

Marketing

Analisis Jabatan

Sosialisasi KB

Program Gizi Sehat

Konsultasi Remaja

Konsultasi Perkawinan

Pelatihan Karyawan

Pengembangan Budaya Perusahsaan
Jenjang pendidikan Psikologi :

Sarjana Psikologi (S1), 8 Semester

Langsung kerja

Ke S2

Magister Psikologi (S2), 4 Semester

Profesi Psikolog

Terapan

Akademik


Doktor Psikologi (S3), 6 Semester
Spesialisasi S2
Psikolog :
Industri, Klinis, Pendidikan
Magister Terapan :
SDM, Intervensi Sosial, Psikometri, Psikologi Kesehatan, Dll.
Akademik :
Psikologi Sosial, Psikologi Pendidikan, Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri

dan Organisasi.
Lapangan Pekerjaan :
S.Psi :
Play Group, Reporter, Staff HRD, Marketing, Advertising, Community Development, etc.
M.Si :
Psikolog (Khusus Profesi: RS, Biro Konsultasi, Sekolah, TNI/Polri, Dll.), Konsultan/ Pakar (HRD,
Pemerintah, Perusahaan, Olahraga, LSM, Dll.), Peneliti, Dosen.
Doktor :
Peneliti, Dosen, Konsultan.
Dikutip dari perkuliahan Dr Sarlito W Sarwono
Sekilas Tentang Hans Eysenck!

Hans Jürgen Eysenck lahir 4 Maret 1916 - meninggal 4 September 1997
Dia adalah seorang Psikolog yang handal, karya terbesarnya kebanyakan pada bidang kepribadian dan
intelegensi, walaupun begitu dia bekerja pada bidang yang lebih luas lagi. Sampai pada saat
kematiannya Esyenck adalah Psikolog yang paling banyak dikutip oleh jurnal Ilmiah (Haggbloom,
2002)
Hans Eysenck dilahirkan di Jerman, kemudian pada tahun 1930 pindah ke Inggris karena dia menjadi
opposisi dari partai Nazi. Esyenck adalah pendiri dari jurnal ilmiah Personality and Individual
Differences, dia juga telah membuat 50 buku dan lebih dari 900 artikel, dia selalu memberikan
perhatian penuh pada karyanya yang paling kontroversial yaitu perbedaan IQ di antara kelompok ras
yang berbeda.
Hidup dan dedikasinya

Eysenck adalah seorang profesor Psikologi di Institute Psikiatri dari tahun 1955 sampai 1983. Dia
adalah kontributor terbesar pada teori kepribadian modern dan seorang dosen yang juga memainkan
peranan pada perawatan prilaku dari rumah sakit jiwa.
Bagaimanapun, buah pikiran Esyenck seringkali sangat kontroversial. Publikasi yang ditampilkan
Esyenck selalu menjadi kontrovsi termasuk beberapa karyanya berikut ini : (secara kronologis)

* Sebuah paper pada tahun 1950 yang pada intinya adalah “Gagalnya sebuah hipotesa bahwa
psikoterapi bisa menyembuhkan gangguan syaraf” (fail to support the hypothesis that psychotherapy
facilitates recovery from neurotic disorder).
* Sebuah Bab pada Uses and Abuses of Psychology (1953) berjudul “Apa yang salah dalam

Psikoanalisis” (What is wrong with psychoanalysis).
* Race, Intelligence and Education (1971)(The IQ Argument in the U.S.)
* Sex, Violence and the Media (1978).
* Astrology - Science or Superstition? (1982)
* Smoking, Personality and Stress (1991)

Eysenck juga menghasilkan kritik ketika menerima dana dari Pioneer Fund, sebuah LSM yang sangat
kontroversial. Peristiwa yang sangat menarik dari beberapa debat yaitu tentang peranan genetic dalam
perbedaan IQ, yang kemudian membuat Esyenck terkenal karena ditinju tepat di hidungnya ketika
sedang melakukan diskusi di sekolah ekonomi London (London School of Economics).
Sikap-sikap Eysenck dirangkum dalam autobiographinya “Berontak dengan sebab” (Rebel with a
Cause) (Transaction Publishers (1997), ISBN 1-56000-938-1):

"I always felt that a scientist owes the world only one thing, and that is the truth as he
sees it. If the truth contradicts deeply held beliefs, that is too bad. Tact and diplomacy are
fine in international relations, in politics, perhaps even in business; in science only one
thing matters, and that is the facts."

“Saya selalu merasa bahwa seorang ilmuwan hanya memiliki satu hal di dunia ini, dan
itu adalah kebenaran, jika kebenaran itu bertentangan dengan kepercayaan orang banyak,
sangat disayangkan. Diplomasi dan basa-basi dapat diwajarkan dalam hubungan
international, politik dan bisnis; dalam ilmu hanya satu hal yang bermasalah dan itu
adalah fakta.”
Model teori kepribadian Esyenck (P-E-N)

Eysenck adalah satu dari Psikolog pertama yang mempelajari kepribadian dengan metode faktor
analisis, sebuah tehnik statistik yang diperkenalkan oleh Charles Spearman. Hasilnya Esyenck
menyebutkan dua faktor utama kepribadian. Yang pertama adalah keinginan untuk merasakan emosi
negatif, dan Esyenck menyebutnya sebagai Neuroticism. Yang kedua adalah keinginan untuk
menikmati peristiwa positif, khususnya peristiwa sosial, dan Esyenck menyebutnya sebagai
Ekstraversion. Dua dimensi kepribadian ini digambarkan dalam bukunya yang berjudul dimensi
kepribadian (1947). Pada prakteknya dalam Psikologi Kepribadian tertuju pada dimensi dengan
menggunakan Huruf depan yaitu E dan N.
E dan N mengandung 2 ruang dimensi yang menggambarkan perbedaan individu dalam tingkah laku.
Sebuah analogi bisa dibuat gelombang latitude dan longitude menggambarkan titik permukaan bumi.
Esyenck juga menambahkan bahwa dua dimensi ini sama dengan empat tipe kepribadian yang disusun
oleh ahli jiwa Yunani Galen.
* N tinggi dan E tinggi
= tipe Choleris

* N tinggi dan E rendah = tipe Melancholis
* N rendah dan E tinggi = tipe Sanguinis
* N rendah dan E rendah = tipe Phlegmatis

Dimensi ketiga, psikoticism ditambahkan pada akhir tahun 1970-an , yang didasarkan pada kolaborasi antara Esyenck dan istrinya, Sybil B. G. Esyenck (Eysenck & Eysenck, 1969; 1976), yang merupakan editornya pada buku Personality and Individual Differences.

Kekuatan utama dari model Esyenck adalah menampilkan teori secara detail pada hal-hal yang muncul
dalam kepribadian. Contoh : Esyenck mengatakan bahwa extraversion disebabkan oleh variabel-
variabel dalam cortical arousal; "karakteristik introvert pada level aktivitas yang lebih tinggi dari pada
extraverts dan lebih kronis dan lebih cepat tegang daripada extraverts (Eysenck & Eysenck, 1985).
sementara sangat bertolak belakang, yang seharusnya introvert lebih aroused dari pada extravert,
dampaknya terlihat pada tingkah laku yaitu introvert menerima stimulus dengan lambat, perubahannya
, extravert lebih tinggi dalam ketegangan untuk mencapai level yang optimal. (sebagaimana
diprediskikan oleh Yerkes-Dodson Law) dengan berkembangnya aktifitas, hubungan sosial, dan
stimulus lain yang menimbulkan tingkah laku.
Perbandingan dengan teori lain.

Alternatif terpenting dalam tiga faktor teori kepribadian Esyenck adalah model yang menggunakan lima macam prilaku, yang lebih sering disebut sebagai model lima besar. Perlakuan yang diberikan kepada lima besar ini adalah sebagai berikut :

1. Extraversion
2. Neuroticism
3. Conscientiousness
4. Agreeableness
5. Openness to experience

Extraversion dan Neuroticism dalam lima besar sama dengan gagasan Esyenck dengan nama yang
sama. Bagaimanapun, apa yang Esyenck sebut sebagai gagasan dari Psikoticism merunut pada dua
gagasan dalam model lima besar : Conscientiousness dan Agreeableness dalam sistem kepribadian
Eysenck tidak searah dengan Openness to experience. Dia berpendapat bahwa pendekatannya memiliki
deskripsi kepribadian yang lebih baik.(Eysenck, 1992a; 1992b).
Model kepribadian penting lainnya adalah Jeffrey Alan Gray, salah seorang muridnya.

Eysenck selalu menekankan bahwa penggunaan terma "extraversion" tidak merunut pada teori yang digunakan Carl Jung, dan dia juga menantang penganut teorinya bahwa Jung juga tidak menemukan terma itu.
Skala Psikometri yang sebanding dengan teori Eysenck

Teori kepribadian Eysenck dihubungkan dengan skala yang dikembangkan olehnya. Ini termasuk
Maudsley Medical Questionnaire, Eysenck Personality Inventory (EPI), Eysenck Personality
Questionnaire (EPQ) dan Sensation Seeking Scale (developed in conjunction with Marvin Zuckerman).
The Eysenck Personality Profiler (EPP) memecah perbedaan yang ada dalam tiap perlakuan yang
disadari oleh model. Ada beberapa perdebatan tentang apakah facet harus disertai dengan dorongan
facet extraversion sebagaimana dideklarasikan oleh Esyanck dalam karya awalnya; atau psychoticism.
Eysenck mendeklarasikannnya untuk nanti, dalam pekerjaan nantinya.declared for the latter, in later
work.
Eysenck's dan karya terbarunya.

Pada tahun 1994 dia adalah satu dari 52 orang yang menandatangani "Mainstream Science on
Intelligence," sebuah editorial yang ditulis oleh Linda Gottfredson dan diterbitkan di Jurnal Wall Street,
yang merupakan benteng pertahanan dari lomba dan kepintaran di bell Curve.

Eysenck membuat kontibusi awal dalam bidang kepribadian dengan cepat dan komitment yang kuat
untuk masukan yang penting dalam metode ilmiah, sebagaimana Esyenck percaya bahwa metode
ilmiah diperlukan untuk perkembangan psikologi kepribadian. Dia menggunakan, sebagai contoh,
faktor analisis, sebuah metode statistik yang handal, untuk mendukung model kepribadiannya. Karya
awalnya menunjukan bahwa Esyenck adalah kritikus hebat dari psikoanalisis sebagai bentuk therapy,
menurut terapi Behaviour. Walaupun ini hanyalah semangat pengetahuan, Esyenck tidak malu, dalam
karya berikutnya, ia memberikan perhatian pada Parapsikologi dan Astrologi. Bahkan, dia
mempercayai adanya bukti empiris yang mendukung adanya kekuatan paranormal.
Referensi
* Eysenck, H.J. (1992a). A reply to Costa and McCrae. P or A and C - the role of theory. Personality
and Individual Differences, 13, 867-868.
* Eysenck, H.J. (1992b). Four ways five factors are not basic. Personality and Individual
Differences, 13, 667-673.
* Eysenck, H.J. & Eysenck, S.B.G. (1969). Personality Structure and Measurement. London:
Routledge.
* Eysenck, H.J. & Eysenck, S.B.G. (1976). Psychoticism as a Dimension of Personality. London:
Hodder and Stoughton.
* H.J. Eysenck & D.K.B. Nias, Astrology: Science or Superstition? Penguin Books (1982) ISBN 0-
14-022397-5
* Haggbloom, S.J. (2002). The 100 most eminent psychologists of the 20th century. Review of
General Psychology, 6, 139-152.
Sejarah, metode dan kontroversinya!

Tes Bercak tinta Rorschach adalah sebuah metode dari evaluasi Psikologi. Psikolog menggunakannya
untuk menguji karakeristik kepribadian dan fungsi emosi dari para pasien. Bercak tinta adalah sebuah
metode untuk mengevaluasi prilaku. Psikolog menggunakan tes ini untuk menguji karakeristik
kepribadian dan fungsi emosional dari pasien mereka. Rorschach adalah alat tes kedua yang paling
sering digunakan dalam pemeriksaan forensik, setelah MMPI, dan sudah lama digunakan dalam
mendiagnosis keinginan terpendam yang menyimpang dan membedakan hal pemikiran psikotik dari
yang bukan psikotik
Sejarah

Tes bercak tinta Rorschach telah dikembangkan oleh Hermann Rorschach, seorang psikiater dari Swiss dan pendukung aliran Psikoanalisis, pada awal abad ke dua puluh. Rorschach menyumbangkan sepuluh kartu standard yang sering digunakan sekarang ini dan lebih dikenal dengan sistem skoring. Rorschach menyadari bahwa testnya merupakan test “persepsi dan apersepsi” dari pada imajinasi. Sistem skoring Rorschach yang asli lebih menekankan pada faktor perseptual – sebagai contoh bagaimanapun sebuah respon merupakan dampak dari bentuk, gerakan yang didapat, atau warna dari bercak.

Sistem Exner sangat populer di Amerika Serikat, sementara di Eropa menggunakan buku teks dari
Evald Bohm, yang lebih mendekati sistem Rorschach asli yang terinspirasi dari psikoanalis dan lebih
sering dijadikan standard kerja.
Metode

Setelah Rorschach wafat sistem skor asli dikembangkan oleh, antara lain, Bruno Klopfer. John E.
Exner menghimpun beberapa pengembangan selanjutnya dalam sistem Exner yang lebih komprehensif,
dan pada saat yang sama mencoba untuk membuat skor yang secara statistik lebih terlihat. Kebanyakan
sistem didasarkan pada teori psikoanalitik dan sistem didasarkan pada hubungan tiap-tiap objek.
Ada sepuluh bercak. Lima diantaranya hitam diatas putih, tiga beraneka warna. Psikolog biasanya
menunjukan bercak tinta dengan beberapa instruksi dan bertanya pada pasien, pada tiap-tiap kartunya,
“Ini mungkin menjadi apa?” setelah pasien melihat dan merespon semua kartu, psikolog kemudian
memberikan lagi satu-satu untuk dipelajari. Pasien ditanyakan berbagai hal yang terlihat dalam bercak
tinta itu, dimana dia melihatnya, dan apa yang ada dalam bercak tinta itu sehingga membuatnya
menjadi seperti itu. Bercak itu juga bisa di putar. Ketika pasien menelusuri bercak tinta itu, psikolog
menulis semua yang dikatakan atau dilakukan oleh pasien, walaupun sepele. Psikolog juga mencatat
lama waktu terpakai, yang dapat digunakan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Metode penafsiran sangat dalam.

Metode yang sangat umum digunakan di Amerika Serikat didasari dari hasil kerja John E. Exner.
Dalam sistem Exner, respon diberikan skor dengan mengacu pada tingkat ketidak jelasan atau
penggabungan dari beberapa gambaran dalam bercak, lokasi respon, yang merupakan kumpulan
determinan dan digunakan untuk merespon (sebagai contoh, apapun bentuk dari bercak tinta, warna,
atau teksture yang merupakan faktor utama yang membuatnya tampak seperti itu itulah yang harus
disusun), kualitas bentuk dari respon (kearah mana sebuah respon terlihat ke bagaimana gambar bercak
sesungguhnya), isi dari respon (apa yang sesungguhnya responden lihat dari bercak), tingkatan dari
aktivitas organisasi mental terlibat dalam menghasilkan respon, dan segala sesuatu yang tidak logis,
tidak kongruen, dan aspek yang tidak koheren dari respon.

Menggunakan skor dari kategori ini, penguji kemudian menampilkan serangkain penghitungan
matematis untuk menghasilkan Laporan berstruktur dari data test. Hasil dari laporan berstruktur
ditafsirkan menggunakan penelitian empiris mengenai karakter kepribadian yang telah dicoba untuk
diasosiasikan dengan beberapa respon yang berbeda. Keduanya penghitungan skor dan penafsiran telah
selesai

sebuah kesalahan konsepsi dari test Rorschach penafsiran sering kali didasari dari isi respon – apa yang testee lihat dalam bercak tinta. Pada faktanya, isi dari respon hanyalah porsi kecil yang komperatif dari bagian terluar variabel yang digunakan untuk menafsirkan data Rorschach.
Kontroversi
test bercak tinta Rorschach sangat bertentangan dalam dua hal.

Pertama, karena bercak dari tinta secara nyata tidak berarti dan subjektif, pengevaluasian hasil dari test
membutuhkan bercak tinta untuk menjadi berarti pada tahap pertama. Jika tidak, gambar yang
diproyeksikan ke dalam pola-pola akan menjadi tidak berarti dalam penilaian pemeriksaan kepribadian.
Pendukung dari tes bercak tinta Rorschach percaya bahwa respon subjek dalam keadaan ambigu dan
ransangan yang tidak berarti dapat menjadi insight dalam proses pengetahuan.

Akan tetapi proyek harus dalam polanya untuk memberikan arti dan, dalam sebuah perasaan, bawalah
alat test untuk dilihat sendiri. Kemudian hasilnya dari tes apapun tidak hanya akan menunjukan apa
yang pasien proyeksikan ke dalam bercak tinta, akan tetapi juga apa yang telah psikolog lihat dalam
proyeksi pasien. Ketiga bagian bisa dipanggil kembali untuk dievaluasi apa yang berdampak bagi
pentafsiran psikolog dalam hasil test, akan tetapi evaluasi bagian ketiga akan sangat menggugah oleh
pentafsiran alam bawah sadar dari pola yang tidak berarti. Proses evaluasi dan mengevaluasi bisa
berlangsung selamanya.

Ketika ditafsirkan dalam proyektif test, hasilnya sangat susah untuk diverifikasi. Sistem skor Exner,
yang mentafsirkan test dalam pola dari faktor (arsiran, warna, garis, dll) bercak tinta yang menuntun
pada tiap komentar dari orang-orang yang telah ditest, ini berarti untuk menandai, akan tetapi masalah
pada validitas tes masih ada. Bagaimanapu, ada penelitian mendasar yang menunjukan kegunaan dari
kondisi yang terdeteksi seperti kondisi gangguan mental, mood, dan gangguan cemas, gangguan
kepribadian, dan psikopat.

Para pendukung test mencoba menyimpan rahasia dari kartu sehingga jawabannya tidak akan dapat
diduga-duga. Latihan ini sesuai dengan standard etik dari menjaga kerahasiaan alat test. Alat tes yang
asli hanya akan dijual kepada profesional yang bersertifikat. Etika ini dilanggar pertama kali oleh
William Poundstone dalam buku besar rahasianya (1983), yang menggambarkan metode administrasi
test dan memberikan outline dari sepuluh gambar resmi. Pada tahun 2004, gambar telah bocor di
internet, ini mengurangi nilai dari tes projective pada individu yang telah akrab dengan materi, dan
berpotensi merusak perawatan mereka. Komunitas Rorschach telah mengklaim bahwa bercak itu
memiliki hak paten, ini telah dilanggar oleh orang lain yang menyatakan bahwa bercak itu harusnya
berada di masyarakat secara legal didasarkan pada ketika mereka diciptakan dan bagaimana dan
beberapa lama sebelum Rorschach meninggal dunia(over 80 years).

Jumat, 03 September 2010

Tes Psikologis

Definisi

Tes Psikologi atau lebih dikenal sebagai Psikotes adalah tes untuk mengukur aspek individu secara psikis. tes dapat berbentuk tertulis, visual, atau evaluasi secara verbal yang teradministrasi untuk mengukur fungsi kognitif dan emosional. tes dapat diaplikasikan kepada anak-anak maupun dewasa.

Tujuan

Tes Psikologi digunakan untuk mengukur berbagai kemungkinan atas bermacam kemampuan secara mental dan apa-apa yang mendukungnya, termasuk prestasi dan kemampuan, kepribadian, intelegensi, atau bahkan fungsi neurologis.

Aplikasi

Tes Psikologi dapat dilakukan pada bermacam setting termasuk rekrutmen dalam perusahaan, mengetahui minat dan bakat anak / siswa, tujuan klinis, perkembangan anak, atau kustomisasi design dan modul dalam pelatihan / training.

1. Keperluan Industri

Diaplikasikan dalam perekrutan karyawan, eskalasi dan mutasi karyawan, atau sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Apapun jenis usaha anda, pemeriksaan psikologis dapat dilakukan secara kelompok (klasikal) atau individual.

2. Keperluan Pendidikan

Jasa pemeriksaan psikologis juga meliputi Pengukuran, Bimbingan konseling, dan Pelatihan untuk pendidikan. Dari mulai Playgroup, TK, SD, SMP, dan SMU. Arah pemeriksaan dapat ditujukan untuk mengukur intelegensi (IQ), arah minat dan bakat, keajegan belajar, konsentrasi, kematangan emosional, interaksi sosial, kepercayaan diri, dan lain sebagainya.

3. Keperluan Management Training

Tes psikologi juga dapat dilakukan untuk memetakan kebutuhan secara organisasi atau individu dalam pelatihan manajemen. Biasanya diaplikasikan kedalam bentuk Outbound Management Training atau In Class Training. Sifat pelatihan ini terukur, karena menyertakan psikotes dalam pre-test dan post-test. Tujuan pelatihan ini bersifat team building dan organisasi untuk peningkatan skill leadership, communication skills, planning, change management, delegation, teamwork, dan motivation, atau apa saja sesuai kebutuhan.

Kelebihan pelatihan ini, seluruh aspek perilaku dan kebutuhan akan diungkap melalui psikotes, dan modul design akan diterapkan sesuai dengan kebutuhan yang muncul dari hasil psikotes tersebut.

Macam-macam Tes Psikologis

Berdasarkan aspek mental dan psikologis yang diungkap, maka secara garis besar Tes psikologis dibagi menjadi dua macam, yaitu:

1. Mengungkap aspek kognitif (intelegensi)

a. Tes Binet
b. Tes Wechsler (Wechsler Adult Intelligence Scale, Wechsler Intelligence Scale for Children, Wechsler Preschool and Primary Scale for Intelligence)
c. Tes Raven (Standard Progressive Matrices, Coloured Progressive Matrices, Advanced Progressive Matrices)
d. TIKI (Tes Intelegensi Kolektif Indonesia)

2. Mengungkap aspek kepribadian

a. Teknik non proyektif (obyektif)

* EPPS (Edwards Personal Preference Schedule)
* MMPI (Minessota Multiphasic Personality Inventory)
* 16 PF
* CAQ (Clinical Analysis Questionnaire)

b. Teknik proyektif

* TAT (Thematic Apperception Test)
* Tes Grafis
* Tes Wartegg
* SSCT (Sack Sentence Completion Test)
* Tes Szhondi (sarana proyeksinya foto)
* Tes Rorschach (salah satu Tes bercak tinta)

Jenis-jenis Tes Psikologi
1. Tes IQ

Biasanya contoh soal-soal ini dapat mudah didapatkan di toko buku. Tes kecerdasan ini melibatkan serangkaian soal matematika dalam istilah tesnya Tes verbal dan non verbal. Angka dan bahasa merupakan bagian dari Tes ini. Jika Anda senang dengan teka teki silang dan hitungan secara cepat maka Anda beruntung bisa lulus. Namun Tes IQ memang dibuat standar agar bisa dilakukan setiap orang.

1. Tes Kepribadian

Di dalam Tes ini Anda akan dihadapkan kepada serangkaian pertanyaan mengenai berbagai dilema dalam pekerjaan, seperti bagaimana menghadapi konflik, bagaimana bekerja sama dan bagaimana solusi jika menghadapi suatu dilema. Dari sini dapat dikaji, seberapa jauh kemampuan Anda bekerja dalam tim dan apakah Anda termasuk orang yang “hangat” dalam pergaulan dan tidak “kaku”.

2. Tes Kemampuan

Anda akan diuji serangkaian tugas di bawah tekanan tinggi, apakah Anda masih bisa melakukannya. Biasanya Tes kemampuan ini mengkondisikan Anda dalam suasana penuh tekanan tetapi harus menyelesaikan soal dengan cepat. Bisa bentuknya angka atau permainana kata-kata. Bisa pula berupa grafik dan bentuk-bentuk tiga dimensi.

3. Tes Kreatifitas

Biasanya Anda akan diminta menulis atau menggambarkan sesuatu. Pada salah satu Tes Anda diminta melanjutkan gambar dari enam kotak yang sudah ada. Lanjutkan dengan ilustrasi yang baik semaksimal mungkin. Satu lagi Tes final biasanya Anda diminta menggambar. Saya sarankan gambarlah orang yang sedang aktif bertindak, misalnya sedang lari sehingga terlihat aktif. Kata psikolog, orang yang seperti itu termasuk dinamis dan kreatif. Itu pendapat psikolog.